Tampilkan postingan dengan label Paman Perkosa Keponakan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Paman Perkosa Keponakan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 April 2011

Bocah Umur 4 Tahun Diperkosa Paman Sendiri, Bejat!


Mestinya seorang paman melindungi dan menyayangi keponakannya sendiri. Namun, berbeda dengan kelakuan Hus (22) yang malah memperkosa Bunga (4) anak yatim yang ditinggal ibunya bekerja di Malaysia.

Dalam kesehariannya, Bunga yang ayahnya meninggal sejak umur 2 tahun, memang tinggal serumah bersama dengan Sunarmi (30), bibinya, dan tersangka Hus, pamannya. Mereka tinggal di Desa Pana'an, Kecamatan Palengaan.

Aksi bejat tersangka terkuak setelah Bunga sering terlihat kesakitan jika pipis. Sunarmi lantas curiga dan menanyakannya.

Betapa terkejutnya Sunarmi atas pengakuan Bunga. Bocah yang belum bersekolah itu, mengaku sering diperkosa oleh Hus, pamannya. Mendengar pengakuan Bunga, Sunarmi langsung melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Pamekasan.

Selain itu Sunarmi didampingi anggota polisi mengantar Bunga ke RSU Pamekasan untuk menjalani visum sekaligus menjalani perawatan medis di kemaluannya.

"Saya terpaksa melaporkan adik saya sendiri ke polisi. Jika tidak dilaporkan, saya khawatir adik saya itu malah kebablasan memperlakukan keponakannya sendiri," urai Sunarmi di depan Kantor SPK Polres Pamekasan, Kamis (7/4/2011).

Polisi akhirnya berhasil menangkap tersangka Hus dan menggelandangnya ke Satreskrim Polres Pamekasan. Kepada penyidik Perlindungan dan Perempuan dan Anak (P2A), tersangka Hus mengakui segala perbuatannya atas Bunga.

Menurut KBO Satreskrim, Iptu Moh Saiful, tersangka Hus selalu mempertontonkan video mesum di ponselnya kepada Bunga. Setelah itu, tersangka memperkosa keponakannya. Aksi biadab itu diduga dilakukan tersangka lebih dari sekali.

"Kami masih mendalami kasusnya," kata Iptu Saiful. Namun yang pasti, tersangka Hus dibidik dengan pasal 285 KUHP dengan pidana 9 tahun penjara. detik.

Bocah Umur 4 Tahun Diperkosa Paman Sendiri, Bejat!


Mestinya seorang paman melindungi dan menyayangi keponakannya sendiri. Namun, berbeda dengan kelakuan Hus (22) yang malah memperkosa Bunga (4) anak yatim yang ditinggal ibunya bekerja di Malaysia.

Dalam kesehariannya, Bunga yang ayahnya meninggal sejak umur 2 tahun, memang tinggal serumah bersama dengan Sunarmi (30), bibinya, dan tersangka Hus, pamannya. Mereka tinggal di Desa Pana'an, Kecamatan Palengaan.

Aksi bejat tersangka terkuak setelah Bunga sering terlihat kesakitan jika pipis. Sunarmi lantas curiga dan menanyakannya.

Betapa terkejutnya Sunarmi atas pengakuan Bunga. Bocah yang belum bersekolah itu, mengaku sering diperkosa oleh Hus, pamannya. Mendengar pengakuan Bunga, Sunarmi langsung melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Pamekasan.

Selain itu Sunarmi didampingi anggota polisi mengantar Bunga ke RSU Pamekasan untuk menjalani visum sekaligus menjalani perawatan medis di kemaluannya.

"Saya terpaksa melaporkan adik saya sendiri ke polisi. Jika tidak dilaporkan, saya khawatir adik saya itu malah kebablasan memperlakukan keponakannya sendiri," urai Sunarmi di depan Kantor SPK Polres Pamekasan, Kamis (7/4/2011).

Polisi akhirnya berhasil menangkap tersangka Hus dan menggelandangnya ke Satreskrim Polres Pamekasan. Kepada penyidik Perlindungan dan Perempuan dan Anak (P2A), tersangka Hus mengakui segala perbuatannya atas Bunga.

Menurut KBO Satreskrim, Iptu Moh Saiful, tersangka Hus selalu mempertontonkan video mesum di ponselnya kepada Bunga. Setelah itu, tersangka memperkosa keponakannya. Aksi biadab itu diduga dilakukan tersangka lebih dari sekali.

"Kami masih mendalami kasusnya," kata Iptu Saiful. Namun yang pasti, tersangka Hus dibidik dengan pasal 285 KUHP dengan pidana 9 tahun penjara. detik.

Kamis, 31 Maret 2011

Astaga! Gadis Belia Diperkosa di Mushola!

Entah apa yang ada dalam benak Joko Sutrisno (45), warga Dusun Bogem Desa Keret RT 08 RW 02 Kecamatan Krembung. Sebagai seorang paman, bukannya malah melindungi keponakan, malah tega menggagahi keponakannya.

Dia tega memaksa meminta dilayani Bunga (14) keponakannya sendiri yang masih duduk di kelas II SMP. Parahnya, dalam menggarap Bunga, Joko melakukannya di mushola rumahnya. Merasa ketagihan, Joko mengulangi perbuatannya dengan menggagahi Bunga di lorong rumahnya.

Informasi yang dihimpun, peristiwa memilukan itu bermula ketika Bunga bermaksud menemui Joko untuk mengungkapkan isi hatinya yang pedih dan sudah dipendam lama. Dia bercerita kepada Joko, kalau dirinya pernah diperkosa Sentot, tetangganya sendiri, saat masih duduk di kelas VI SD.

Mendengar penuturan itu, Joko bukanya iba dengan keponakannya, malah mengambil kesempatan untuk memperdayai korban. Dari situ korban dipaksa untuk melayani nafsu bejatnya. Jika tidak dilayani, Joko mengancam akan melaporkan peristiwa pemerkosaan yang dilakukan Sentot ke orang tua korban. Selain itu, Joko juga mengancam membeberkan perbuatan tersebut ke media.

Merasa tertekan dan ingin aibnya terbongkar, Bunga akhirnya tak kuasa menahan paksaan Joko untuk melayani nafsu amoralnya. Di saat kondisi rumah sepi, Bunga digagahi di sebuah mushola rumah Joko. “Saya pertama kali menggagahi korban, di tempat ibadah rumah saya," aku Joko yang juga seorang residivis itu, Kamis (31/3/2011).

Pasca kejadian pedih yang menimpanya itu, Bunga sudah tak kuat menahan pedih hatinya dan menceritakan perbuatan Sentot dan Joko ke orang tuanya. Dari situlah, Bunga beserta orang tuanya melaporkan kasus itu ke Polsek Krembung.

Kapolsek Krembung, AKP Ilham Purwo Utomo, melalui Kanit reskrimnya Aiptu Suhartono membenarkan kejadian itu. Usai ada laporan masuk, pelaku akhirnya dilakukan penangkapan. “Kini pelaku sudah kami amankan, sementara Sentot kami tetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang)," tegas Suhartono.

Astaga! Gadis Belia Diperkosa di Mushola!

Entah apa yang ada dalam benak Joko Sutrisno (45), warga Dusun Bogem Desa Keret RT 08 RW 02 Kecamatan Krembung. Sebagai seorang paman, bukannya malah melindungi keponakan, malah tega menggagahi keponakannya.

Dia tega memaksa meminta dilayani Bunga (14) keponakannya sendiri yang masih duduk di kelas II SMP. Parahnya, dalam menggarap Bunga, Joko melakukannya di mushola rumahnya. Merasa ketagihan, Joko mengulangi perbuatannya dengan menggagahi Bunga di lorong rumahnya.

Informasi yang dihimpun, peristiwa memilukan itu bermula ketika Bunga bermaksud menemui Joko untuk mengungkapkan isi hatinya yang pedih dan sudah dipendam lama. Dia bercerita kepada Joko, kalau dirinya pernah diperkosa Sentot, tetangganya sendiri, saat masih duduk di kelas VI SD.

Mendengar penuturan itu, Joko bukanya iba dengan keponakannya, malah mengambil kesempatan untuk memperdayai korban. Dari situ korban dipaksa untuk melayani nafsu bejatnya. Jika tidak dilayani, Joko mengancam akan melaporkan peristiwa pemerkosaan yang dilakukan Sentot ke orang tua korban. Selain itu, Joko juga mengancam membeberkan perbuatan tersebut ke media.

Merasa tertekan dan ingin aibnya terbongkar, Bunga akhirnya tak kuasa menahan paksaan Joko untuk melayani nafsu amoralnya. Di saat kondisi rumah sepi, Bunga digagahi di sebuah mushola rumah Joko. “Saya pertama kali menggagahi korban, di tempat ibadah rumah saya," aku Joko yang juga seorang residivis itu, Kamis (31/3/2011).

Pasca kejadian pedih yang menimpanya itu, Bunga sudah tak kuat menahan pedih hatinya dan menceritakan perbuatan Sentot dan Joko ke orang tuanya. Dari situlah, Bunga beserta orang tuanya melaporkan kasus itu ke Polsek Krembung.

Kapolsek Krembung, AKP Ilham Purwo Utomo, melalui Kanit reskrimnya Aiptu Suhartono membenarkan kejadian itu. Usai ada laporan masuk, pelaku akhirnya dilakukan penangkapan. “Kini pelaku sudah kami amankan, sementara Sentot kami tetapkan sebagai DPO (daftar pencarian orang)," tegas Suhartono.